Dorong UMKM Go Internasional, Polines Gelar Seminar Ekspor
Di publish pada 02-10-2024 14:36:46
Semarang, 2 Oktober 2024 – Politeknik Negeri Semarang (Polines) berhasil menyelenggarakan Seminar Internasional Jurusan Akuntansi dengan tema “ Creating Sustainable and Global Competitiveness for MSMEs ”. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian SIMPATIK ( 1st International and 3rd National Symposium on Banking, Accounting, Finance, and Management ), yang bertujuan untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) .
Dr. Samuel Beta Kuntardjo, Ing.Tech., M.T., selaku Deputy Director for Academic Affairs , dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademis dan pelaku industri. “Seminar ini diharapkan menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan mendorong UMKM agar beradaptasi dengan perkembangan global,” ujarnya.
Acara yang diadakan di Hotel Grasia ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, serta organisasi yang bergerak sebagai Creative Ecosystem Builder, Impala Network.
Dalam sesi yang membahas prosedur ekspor, Indah Widyaning Ayu, Pemeriksa Bea dan Cukai Ahli Pertama, menekankan pentingnya dukungan Bea Cukai bagi UMKM yang memiliki orientasi ekspor. “Kami mengajak para UMKM yang sudah memiliki rencana untuk mengekspor produk mereka agar mengajukan asistensi kepabeanan ke Bea Cukai. Layanan asistensi melalui Program Klinik Ekspor yang kami tawarkan tidak dipungut biaya dan dirancang untuk membantu UMKM memahami prosedur ekspor, termasuk dokumen yang diperlukan dan persyaratan terkait lainnya,” ujarnya.
Indah juga menyampaikan bahwa UMKM perlu mengkurasi produknya agar memenuhi unsur kualitas dan kontinuitas. “Penting bagi UMKM untuk memastikan bahwa produk yang mereka tawarkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga dalam hal konsistensi. Hal ini akan meningkatkan reputasi dan kepercayaan di pasar internasional.,” tambahnya.
Salah satu sesi menarik lainnya adalah mengenai Sustainability Report, di mana pemateri menjelaskan pentingnya laporan keberlanjutan bagi UMKM. “Dengan menyusun Sustainability Report , tidak hanya berorientasi dari sisi ekonomi, tetapi juga seimbang dengan isu lingkungan dan sosial, sehingga tercipta keberlanjutan. Hal ini akan menarik perhatian investor yang peduli terhadap isu-isu lingkungan dan sosial,” jelas pemateri tersebut.
Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat dan pelaku usaha mengenai SDGs serta memberikan panduan praktis dalam implementasinya. Dengan upaya kolaboratif ini, Bea Cukai berkomitmen untuk mendukung UMKM di Indonesia agar naik kelas, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses